Saturday, 11 June 2011

When I Meet Shinichi | Chapter 1

kyaaaa... minna-san~~ XDD
kenalkan, nama ku anisa, just call me anisa or anisa-chan
ini fanfic pertama saya, jadi, mohon maaf apabila banyaaaaaakk sekali kekurangan.
please read and review ^^.


"shinichi...shinichi..." Ran memanggil-manggil nama shinichi dengan wajah yang sedih.
Sore itu hujan, Ran sedang dendirian di rumah karena Kogoro sedang pergi bermain Mahjong, sementara Conan main ke rumah professor Agasa.
"sepi banget di sini... coba kalau...kalau... kalau shinichi ada di sini..." Ran berkata dengan air mata membasahi pipinya. Kemudian dia menyeka air matanya.
"huh! buat apa aku memikirkan si bodoh itu!" Ucap Ran sambil berjalan ke dapur untuk mengambil secangkir teh. Tiba-tiba...
"Ting Tong, Ting Tong" suara bel kantor detektif berbunyi. Ran pun segera menghampiri pintu dan membukanya. Dilihatlah seorang pemuda bertubuh tinggi dan berambut orange yang membawa ransel di bahunya.
"Selamat sore... silakan duduk dulu" Ran menyilakan pemuda itu untuk duduk.
"ehm, thanks!" jawab pemuda itu singkat sembari berjalan ke arah kursi.
"hm... anda ingin minum apa? teh, kopi, atau..." Ran bertanya kepada pemuda itu.
"apa aja deh! yang penting enak diminum!" Jawab pemuda itu.
Ran pun pergi ke dapur untuk membuatkannya teh. Tak lama kemudian, Ran pun kembali ke ruang tamu dan membawa secangkir the.
"maaf membuat anda menunggu, ini teh nya." Ran meletakkan tehnya.
"ya! ga apa-apa! makasih ya!" Jawab pemuda berambut orange itu.
"ngomong-ngomong, anda siapa ya?" Tanya Ran pada pemuda itu.
"Oh, gue? Nama gue Ichigo, Ichigo Kurosaki. gue di sewa ama pak Kogoro untuk jadi bodyguardnya buat kasus besok." Jelas Ichigo.
"heee? bo,bodyguard? *dasar ayah! tenar sedikit langsung nyewa bodyguard!-kata Ran dalam hati* ke,kenapa ayah ku menyewamu sebagai bodyguard?" Tanya Ran heran.
"Katanya sih, kasus nya agak sedikit berbahaya, jadi yaa gue disewa deh! oya, nama kamu siapa? gue belum tau niih~~!" Tanya Ichigo.
"Nama ku Ran Mouri, anak dari Pak Kogoro dan Bu Eri Kisaki." Jawab Ran.
"Hah? kamu anaknya?"
"I, iyaa..."
"buset dah! kirain belum punya, coz pak kogoro bilang, dia masih single, belum pernah nikah lagi! makannya Pak Kogoro kemarin minta gue buat cariin cewek! ternyata udah punya anak ya? ahahahahaha" Jelas Ichigo sambil tertawa.
"o, oh...begitu..." Ran kaget mendengar cerita Ichigo itu.
Tiba-tiba, bel kantor detektif berbunyi lagi. Ran pun segera membukanya.
"hee? ayah? lama banget main mahjongnya!" Ran menyambut Kogoro dengan nada kesal.
"iya..maaf deh, habis tadi mahjongnya rame banget! apalagi tadi ada Yoko Okino!" Kata Kogoro dengan matanya yang berubah menjadi love.
"dasar ayah! oh ya! ngapain ayah nyewa bodyguard segala?" Tanya Ran.
"Ohh~~~ bodyguard ya? Huahahahahahahahahaha... Ayah kan detektif terkenal, jadi harus punya bodyguard donk!" Jawab Kogoro dengan tampang sok.
"oh ya! Bodyguardnya mana?" Tanya Kogoro.
"Tuh!" Jawab Ran sambil menunjuk ke arah Ichigo.
"Hai Pak Kogoro!" Sapa Ichigo.
"Haiii Ichigo! sudah lama aku menunggumu! Kapan kau datang?" Tanya Kogoro dengan wajah gembira.
"Ya sekitar 10 menit yang lalu. Anda dari mana saja Pak Kogoro?" Tanya Ichigo.
"Ah, aku habis main mahjong! Dan seperti biasa, ya aku menang!" Jawab Kogoro dengan gaya yang so' cool.
"Waaahh.. Anda memang hebat ya Pak! Pantas penggemar anda banyak sekali!" Puji Ichigo.
"hmm.. ya begitulah..bwahahahahahahahahaha" Kogoro tertawa dengan bangganya.
"errrr...Ichigo, maaf kalo bisa jangan puji ayah, dia nanti malah semakin bangga. Ayah itu orangnya GR-an!" bantah Ran. Dan Ichigo hanya tersenyum kecil.
"argh! ya sudah! kalo begitu, Ran dan Ichigo, kalian pergilah keluar untuk mencari bahan makanan untuk makan malam hari ini! 1 jam lagi kan makan malam!" Perintah Kogoro.
"hmm..baiklah! Hari ini ingin makan apa?" Tanya Ran.
"hmm...apa ya? eh Ichigo, menurut mu makan malam apa yang enak? apa?apa?" Tanya Kogoro dengan gembira.
"hmmm.. mungkin sashimi dan sushi enak! gimana?"
"wah boleh juga! Ayo Ichigo, kita berangkat!" Ran dan Ichigo pun berangkat berbelanja bahan makanan. Suasana sore itu masih hujan, mereka pun membawa payung *yaealah*
Dan sewaktu mereka menyebrang, seorang wanita berambut hitam menghampiri mereka berdua.
"hei, Ichigo!" wanita itu memanggil ichigo dengan nada setengah berteriak.
"ng?" Ichigo melihat ke arah wanita itu *tentusaja sambil menyebrang*
"cuma 'ng'? aku dari tadi nyariin kamu tau! Jauh-jauh dari Soul Society ke Beika ini!" Bentak wanita itu.
"oh, kamu Rukia! kirain siapa! maaf deh ga pamitan dulu! coz ada job mendadak sih!" Jawab Ichigo.
"Yaudah! Terus, cewek ini siapa? selingkuhan kamu ya? *waduh* Rukia curiga.
"eeeeehh...maaf, saya Ran, anak dari Pak Kogoro, bukan pacar/selingkuhannya Ichigo." Jawab Ran dengan nada halus.
"Pak Kogoro? Pak Kogoro siapa tuh! Calon mertua kamu ya, Ichigo?" Tanya Rukia dengan wajah sedih.
"Rukia-ku... Pak Kogoro ini orang yang memberiku job, dan Ran ini anaknya. Kami disuruh pergi berbelanja untuk makan malam di rumah Pak Kogoro nanti..ga ada hubungannya dengan soal percintaan." Jawab ichigo.
"(dengan wajah memerah) oh~~ ku,ku kira kalian sedang berpacaran..Tapi.. rasanya aku pernah dengar nama Kogoro itu.. ah, sudahlah.. hehehe" Kata Rukia.
"wah, benarkah? ya sudah! ayo, ikut belanja!" Ajak Ichigo sambil memegang tangan Rukia.
"me,memangnya boleh?" Tanya Rukia dengan muka merah merona.
"Ah, tentu saja! benar kan, Ran?" Tanya Ichigo pada Ran.
"Hai! benar Rukia! biar acara belanjanya tambah seru!" Jawab Ran dengan gembira.
"Terima kasih, Ran!" Kata Rukia.
Akhirnya, mereka pun berbelanja ke Beika's Super Market. Mereka berbelanja sambil bersenda gurau. Dalam waktu singkat, mereka sudah terlihat akrab. Saat selesai berbelanja, mereka pergi ke café untuk membeli minuman yang dapat mengahangatkan tubuh mereka. saat di café...
"hei Ran! boleh aku Tanya sesuatu?" Tanya Rukia.
"hmmm... Tanya apa ya?" Ran merasa ingin tau.
"siapa..siapa kekasih mu? aku piker kau pasti sudah punya kekasih." Tanya Rukia penasaran. Ran pun hanya tersenyum kecil dan menundukkan kepala.
"ayooo siapaa?" Tanya Rukia semakin penasaran. Ran hanya tertunduk, air mata membasahi pipinya lagi.
"Rukia hentikan!" Bentak Ichigo.
"ehhh...kenapa? ayooo.. Ran..Ran..? kamu kenapa? kok malah nangiiiis?" Tanya rukia dengan nada sedih.
"ah, tidak, tidak apa-apa..." Jawab Ran sambil menyeka air matanya.
"emangnya pacarmu ke mana gitu?" Tanya ichigo.
"mmm..(menggelengkan kepala) dia tak pernah menemuiku lagi.." Jawab Ran dengan sedih.
"memangnya dia mengapa? selingkuh? meninggal atau..." pertanyaan Rukia terpotong oleh perkataan ichigo.
"huss! jangan ngomong gitu rukia!"
"maaf Ichigo.. tapi kenapa?"
"sudahlah, jangan bahas tentang dia lagi! aku sedang ingin sendiri sekarang!" bantah Ran dengan nada halus.
"oh, baiklah..." Rukia menghentikan pertanyaan beruntunnya.
suasana pun menjadi hening...hening...dan hening...
"Yooo!" suara Ichigo memecha keheningan tersebut. "udah sore nih! kita pulang yo!"
"ah, benar! nanti ayah marah karena menunggu lama." Ran menambahkan. "kau mau ikut, rukia?"
"I,ikut? memangnya boleh?" Tanya rukia.
"tentu saja.. kita makan malam bersama di sana." kata Ran.
"hmmm... baiklah kalau begitu, aku ikut saja deh.." rukia setuju dengan ajakan Ran.
"yooo! mari pulang!" kata Ichigo. Akhirnya mereka bertiga pun pulang dan hujan sudah reda. Terlihat pelangi senja menghiasi langit di kota Beika. Sambil berjalan, Ichigo dan Rukia bersenda gurau. Sementara Ran di belakang.
"hmmm... sepertinya senang ya, kalau orang yang kita kagumi berada di dekat kita.. shinichi..kapan kau pulang?" Tanya Ran dalam hati. Tak lama, air mata pun membasahi pipinya *again?* "bodoh! kenapa aku harus menangis?" Ran menyeka air matanya.
Dan akhirnya, mereka pun sampai di kantor detektif.
"Tadaima~~!" kata Ran, Rukia dan Ichigo bersamaan.
"Okaeri... lama sekali kalian perginya! kemana dulu sih?" Tanya kogoro sambil meminum secangkir teh hangat.
"Ah, tadi dingin banget ayah! jadi kita mampir ke café dulu.. benarkan Ichigo, rukia?" Tanya Ran.
"yaa! benar~~!" Jawab Ichigo dan Rukia bersamaan.
"ng? Rukia? a,apaaa? Rukia! ka,kamu Rukia Kuchiki itu kan? Sedang apa kau di sini hah?"
"Ah, benar! dan anda pak Kogoro itu kan? anda juga mengapa di sini?" Tanya Rukia.
"ini jelas rumah ku..kau mau apa ke sini? oh ya, bagaimana lukisan kakak mu itu? aman-aman saja?" Tanya kogoro.
"yaa aku ke sini coz di ajak Ran sama Ichigo.. dan ternyata ketemu pak kogoro ini. ah, lukisannya baik-baik saja, tapi kakak tetap meminta bapak untuk datang. pak Kogoro tau sendiri kan? kalo ada pak Kogoro, Kid si pencuri itu tak akan bisa merebut lukisannya." Jelas Rukia.
"hoo..kehebatanku memang sudah terkenal sampai penjuru dunia ya! bwahahahahahahahahahahahahaha!" Kogoro tertawa dengan bangga.
************bersambung ke chapter 2************

4 comments:

  1. kereeen love it

    ReplyDelete
  2. Kacau. bahasanya kacau, ceritanya nggak jelas tau-tau chapter 1 nya udah jadi aja. tiba-tiba pakai GUE, campur aduk sama AKU, KAMU, SAYA. Penggunaan istilah jepang yang tidak pas. ada singkatan bahasa Inggris yang merusak pembahasaan dalam tulisan kamu ini. ckckck..
    semoga kedepannya lebih baik.

    ReplyDelete
  3. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    ReplyDelete